Pemberdayaan Komunitas Sekolah dalam Membangun Budaya Belajar Kolaboratif di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.202Keywords:
Pembelajaran Kolaboratif, Teknologi Digital, Kompetensi Guru, Pembelajaran KomunitasAbstract
Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah dasar tidak hanya menyediakan akses terhadap teknologi, tetapi juga membangun pembelajaran yang memungkinkan siswa berinteraksi, berkomunikasi, bekerja sama, dan berperan aktif dalam proses belajar. Namun, kondisi awal di SDN Cilenggang 02 menunjukkan bahwa pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru, pemanfaatan teknologi sebagai sarana kolaborasi belum optimal, dan keterlibatan komunitas sekolah belum berlangsung secara sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran kolaboratif berbasis digital, meningkatkan keterlibatan aktif siswa, serta memperkuat sinergi komunitas sekolah. Kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui analisis kebutuhan, pelatihan dan workshop, praktik, pendampingan, implementasi pembelajaran, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui tes sebelum dan sesudah pelatihan, observasi, angket, dokumentasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang melibatkan 20 peserta, terdiri 15 guru, 1 kepala sekolah, dan 4 mahasiswa pendamping. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, workshop, praktik, pendampingan, implementasi pembelajaran, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Efektivitas peningkatan pemahaman peserta diukur melalui pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest sebesar 72% meningkat menjadi 86%, atau mengalami peningkatan sebesar 14%. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran kolaboratif serta kemampuan menghasilkan perangkat pembelajaran digital. Siswa menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi dalam berdiskusi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan menyelesaikan tugas kelompok. Program juga menghasilkan perangkat pembelajaran digital dan memperkuat dukungan komunitas sekolah. Dengan demikian, pemberdayaan komunitas sekolah berbasis digital berpotensi mengubah praktik pembelajaran menuju pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa, meskipun keberlanjutan program masih memerlukan pendampingan dan evaluasi berkala.
References
Amemasor, S. K., Oppong, S. O., Ghansah, B., Benuwa, B.-B., & Essel, D. D. (2025). A systematic review on the impact of teacher professional development on digital instructional integration and teaching practices. Frontiers in Education, 10, 1541031. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1541031
Azman, N. A., Hamzah, M. I., & Razak, K. A. (2024). Digital teaching pedagogy among primary school teachers: A systematic literature review. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 23(3), 1–19.
Azzahro, N. A., Faynindy, F. C., Lestari, I., & Septian, G. D. (2025). Enhancing collaboration skills of elementary students through the Think-Pair-Share model. Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 9(2), 125–135.
Cho, I.-H., Yeo, J.-H., Hwang, G.-H., & Yang, H.-H. (2022). Impact of a virtual environment on the learning effectiveness, motivation, cognitive load, and group self-efficacy of elementary school students in collaborative learning. Educational Technology Research and Development, 70, 2145–2169.
Chusna, P. A., Purwandari, W., Bawafi, H., Ikmah, A. D., & Setiawati, I. (2026). Penguatan literasi digital dan numerasi anak melalui Banggle Smart Kids dan pembelajaran kreatif berbasis permainan edukatif. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat, 4(1), 9–15. https://dedikasi.net/index.php/dedikasi
Daza, V., Gudmundsdottir, G. B., & Lund, A. (2024). The emergence of a digital third space: Opportunities and constraints of digital practice assessment in teacher education. International Journal of Educational Research, 127, 102415. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2024.102415
Ismail, A. D., & Adityo, A. (2025). Peningkatan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengembangkan modul digital interaktif bilingual berbasis kearifan lokal. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(4).
Kautsar, A., Sulasno, W., Kurnia, D., & Deviyantoro. (2025). Pemanfaatan Google Classroom sebagai sarana pembelajaran kolaboratif di SDN Cilegon 11. JPKMMP: Jurnal PKM Merah Putih, 1(2), 24–31.
Liu, J., Liu, Z., Wang, C., Li, Z., & Xu, Y. (2026). Can technology-based intervention improve collaboration skills: A meta-analysis study. Asia Pacific Journal of Education, 46(3). https://doi.org/10.1080/02188791.2024.2389126
Maarit, R., Juho, O., Oikarinen, K., & Havu, S. (2022). Reciprocal peer tutoring as an approach towards learning mathematics. Education and Information Technologies, 27, 7519–7548.
Novitasari, M., Nisa, C., Pramono, S. E., & Heshinta, L. (2025). Pemberdayaan guru dalam pembelajaran kolaboratif berorientasi ramah anak di sekolah dasar Surakarta. Jurnal Publikasi Pendidikan, 15(3), 824–830.
Paramartha, W. E., Vitri, N. M. D., Sari, S., & Idris, M. (2025). Implementasi pelatihan dan pendampingan kelas inklusif digital untuk guru sekolah dasar. Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat, 7(1), 38–48. https://doi.org/10.22219/janayu.v7i1.42515
Rahmah, M., Oktavia, A., Ramadanti, K., Selfian, M., Aulia, I. F., & Nurdiansyah, E. (2025). Strategi pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi pada mata pelajaran matematika di SDIT Luhur Al-Kautsar. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 12(3).
Syahrir, Pujiriyanto, As, M., Nur, F. A. M., & Fitri, S. (2024). Inovasi pendidikan STEM sekolah dasar melalui integrasi TIK untuk pengembangan kompetensi guru: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 47–61.
Tyastuti, I. F., Umam, N. K., Sukma, F., & Shiyamsyah, F. (2026). Pengaruh pelatihan kolaboratif terhadap kompetensi guru sekolah dasar dalam pembuatan media pembelajaran digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 225–242.
Victor, T., Saputro, D., Cahyaningtias, C., & Sadewo, D. (2025). Pendampingan optimalisasi komunitas belajar untuk meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar: Optimizing learning communities through mentoring to improve elementary school teachers' digital literacy melalui penguatan komunitas belajar guru. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1152–1164.
Zamhari, A., Wulandari, S., Desvia, C., Anggraini, R., Agustina, L., & Wijaya, R. P. (2025). Efektivitas pendekatan kolaboratif dalam pembelajaran kelas rangkap untuk meningkatkan kemampuan sosial siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizky Arianty, Indri Dwi Ariyani, Ika Dwi Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







