Pemanfaatan Sereh Sebagai Bahan Alami Spray Anti Nyamuk
Upaya Pemberdayaan Masyarakat RT 04 Kelurahan Tampan
DOI:
https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.210Keywords:
Sereh, spray, AntiNyamuk, Alami, pemberdayaan MasyarakatAbstract
Nyamuk merupakan salah satu vektor penular berbagai penyakit, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, sehingga pencegahan terhadap gigitan nyamuk menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan lingkungan masyarakat. Di lingkungan RT 04 Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, khususnya sereh, sebagai bahan alami untuk mengurangi gangguan nyamuk masih terbatas, sehingga diperlukan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alami yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada ibu-ibu RT 04 melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar sereh sebagai alternatif alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi langsung, serta sesi tanya jawab mengenai proses pembuatan spray, mulai dari pencucian dan pemotongan sereh, perebusan, penyaringan, hingga pencampuran dengan alkohol dan aquadest sebelum dikemas ke dalam botol spray. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah, meskipun produk yang dihasilkan memiliki daya simpan terbatas, yaitu sekitar tiga hingga lima hari pada suhu ruang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tema besar KKN Kelompok 4, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Kepedulian Lingkungan”.
References
Sari, N., Ratna Nila, I., & Fadlly, Ta. (2023). Pemanfaatan Ekstrak Daun Serai (Cymbopogon nardus) sebagai Obat Pengusir Nyamuk dalam Pencegahan Penyakit DBD. Martabe: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 1059–1064.
Sari, P. I., Farid, N., & Wahyuningsih, S. (2022). Formulasi dan Uji Efektivitas Spray Anti Nyamuk Kombinasi Minyak Sereh (Cymbopogon nardus) dan Minyak Nilam (Pogostemon cablin). Jurnal Buana Farma, 2(4), 1–9.
Sofiana, M. S. J., Ashari, A. M., Warsidah, W., & Yuliono, A. (2021). Pemanfaatan Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) sebagai Cairan Spray Anti Nyamuk (Repellant) pada Murid SD Muhammadiyah Pontianak. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 348–354.
Sukohar, A. (2014). Demam Berdarah Dengue. Medula, 2(2), 1–15.
Tansil, M. G., Rampengan, N. H., & Wilar, R. (2021). Faktor Risiko Terjadinya Kejadian Demam Berdarah Dengue pada Anak. Jurnal Biomedik: JBM, 13(1), 90–95.
Utami, N., & Cahyani, A. D. (2020). Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Pembuatan Bio Spray Pengusir Nyamuk di Kelurahan Taman Sari, Ampenan, NTB. Jurnal Surya Masyarakat, 3(1), 1–7.
Washliyah, S., & Adam, H. A. H. (2024). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga di Daerah Pesisir Melalui Pembuatan Kepingan Obat Nyamuk Elektrik Pengusir Nyamuk Berbahan Sereh Dapur. JAI: Jurnal Abdimas Indonesia.
Zulfikar, Kartini, & Sudiarto, D. (2022). Pelatihan Meramu Cairan Pembasmi Nyamuk dari Daun Serai (Cymbopogon citratus) di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Bireuen. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reza Putra Pratama, Nashuha Ramadhania, Putri Dwi Aldasra, Alya Nafisah Zahira, Raffi Septiawan, Aditya Pratama, Regina Dwi Lestasri, Muhammad Raihan, Lisa Maharani, Muhammad Sofwan Ghalib, Esti Raihana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







