Pemanfaatan Pekarangan Berbasis Ember Herba SEKULEJA (Serai, Kunyit, Lengkuas, Jahe) dan Biopori pada Kelompok Tani Orang Asli Papua

Authors

  • Anwar Universitas Musamus, Merauke, Indonesia
  • Ade Yuni Sahruni Universitas Musamus, Merauke, Indonesia
  • Parjono Universitas Musamus, Merauke, Indonesia
  • Mani Yusuf Universitas Musamus, Merauke, Indonesia
  • Wa Ode Asryanti Wida Malesi Universitas Musamus, Merauke, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.211

Keywords:

Pekarangan, Ember Herba SEKULEJA, Biopori, Orang Asli Papua

Abstract

Pemanfaatan pekarangan pada Kelompok Tani Musamus di Kampung Yanggandur belum optimal, terutama untuk budidaya tanaman herba dan pengelolaan limbah organik rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan menerapkan model pemanfaatan pekarangan berbasis Ember Herba SEKULEJA dan biopori sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam budidaya tanaman serta pengelolaan limbah organik. Kegiatan dilaksanakan selama lima bulan pada tahun 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui survei awal, sosialisasi, pembagian brosur, demonstrasi, praktik langsung, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi diterapkan menggunakan ember 35 liter, pipa PVC 4 inci sebagai komponen biopori, rak sederhana, media tanam berbasis sumber daya lokal, serta tanaman serai, kunyit, lengkuas, dan jahe. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya 150 unit Ember Herba Biopori SEKULEJA dengan 600 tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pangan, rempah, dan herbal. Penerapan teknologi juga mengubah pekarangan yang sebelumnya belum tertata menjadi ruang budidaya yang lebih produktif sekaligus menyediakan sarana pemanfaatan limbah organik rumah tangga. Keterlibatan mitra dalam praktik pembuatan, penanaman, pemeliharaan, dan pengelolaan biopori meningkatkan kapasitas teknis serta mendukung kemampuan pengelolaan secara mandiri. Model ini berpotensi dikembangkan melalui pemeliharaan rutin, perbanyakan bibit, penambahan unit, dan replikasi pada pekarangan masyarakat lainnya. Integrasi Ember Herba SEKULEJA dan biopori dapat menjadi teknologi tepat guna yang sederhana, adaptif, dan relevan untuk meningkatkan produktivitas pekarangan serta kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya lokal.

References

Abdoellah, O. S., Schneider, M., Nugraha, L. M., Suparman, Y., Voletta, C. T., Withaningsih, S., Parikesit, Heptiyanggit, A., & Hakim, L. (2020). Homegarden commercialization: Extent, household characteristics, and effect on food security and food sovereignty in rural Indonesia. Sustainability Science, 15(3), 797–815. https://doi.org/10.1007/s11625-020-00788-9

Ajanaku, C. O., Ademosun, O. T., Atohengbe, P. O., Ajayi, S. O., Obafemi, Y. D., Owolabi, O. A., Akinduti, P. A., & Ajanaku, K. O. (2022). Functional bioactive compounds in ginger, turmeric, and garlic. Frontiers in Nutrition, 9. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.1012023

Ayustaningwarno, F., Anjani, G., Ayu, A. M., & Fogliano, V. (2024). A critical review of ginger’s (Zingiber officinale) antioxidant, anti-inflammatory, and immunomodulatory activities. Frontiers in Nutrition, 11. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1364836

Azizah, U. N. (2009). Pengaruh media tanam dan jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) dengan teknik budidaya hidroponik. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Dewi, E. P., Abdullah, S. H., Sumarsono, J., & Priyati, A. (2026). Peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah organik dan anorganik melalui teknologi biopori dan pemanfaatan sampah plastik sebagai media tanam di Desa Kembang Karang Daya Lombok Timur.

Fathurrohman, M. I., Erinasari, F. D., Hawa, U. M., & Farisa, D. T. (2023). Inovasi lubang resapan biopori menggunakan pipa paralon sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah organik di Desa Margasari. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 5(1), 61–67.

Hafizah, D., Padilah, I., & Astuti, N. B. (2024). Evaluasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga di Kota Padang. Indonesian Journal of Agricultural Sciences/Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(3), 476.

Hakim, T. (2023). The pemberdayaan ibu rumah tangga memanfaatkan lahan pekarangan rumah dalam program ketahanan pangan: Empowering housewives to use home yard land in food security program. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(5), 1294–1300.

Saediman, H., Gafaruddin, A., Hidrawati, H., Salam, I., Ulimaz, A., Rianse, I. S., Sarinah, S., & Taridala, S. A. A. (2021). The contribution of home food gardening program to household food security in Indonesia: A review. WSEAS Transactions on Environment and Development, 17(1), 795–809.

Simanjuntak, I. V., Setiyadi, Mulyani, A. S., & Hutabarat, L. E. (2021). The effectiveness of biopore technology on infiltration rate and organic waste processing. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 878(1), 012045.

Sumbodo, B. T., Ika, S. R., Kamboja, Y., Hasanah, M. D. I., Sri, S., Sri, M., & Ari, K. W. (2024). Pengelolaan sampah organik dengan biopori dan pelatihan pembuatan kompos untuk mendukung pengurangan sampah di Kelurahan Giwangan Kota Yogyakarta. KACANEGARA Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(3), 335.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Anwar, A., Sahruni, A. Y., Parjono, P., Yusuf, M., & Malesi, W. O. A. W. (2026). Pemanfaatan Pekarangan Berbasis Ember Herba SEKULEJA (Serai, Kunyit, Lengkuas, Jahe) dan Biopori pada Kelompok Tani Orang Asli Papua. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi Masyarakat, 5(1), 88–95. https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.211