Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Mendukung Kesehatan Masyarakat di Kampung Suak Lanjut

Authors

  • Dahlia Fitrah R Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Alwan syahrani Syahrani Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Marzelina Sintia Putri Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Nico Delta Van Basten Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Nadia Ariani Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Mhd. Adiyansah Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Naufal Hanif Muzakki Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Raihan Rasyid Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Fazila Oktavia Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Ribby Zahara Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Vina Putriyani Padila Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.215

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga, Budidaya, Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Masyarakat, Kampung Suak Lanjut

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang dapat mendukung pemeliharaan kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas lingkungan masyarakat. Namun, pemanfaatan tanaman obat di lingkungan masyarakat masih belum optimal sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan praktik budidaya secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Suak Lanjut, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, pada 27 Juli – 5 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan manfaat TOGA, memanfaatkan lahan yang tersedia, serta membentuk area tanaman obat yang dapat dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pengenalan TOGA, penyiapan lokasi dan media tanam, penanaman, pemeliharaan, dan evaluasi. Proses penanaman dilakukan oleh mahasiswa KKN bersama Bapak dan Ibu Penghulu Kampung Suak Lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya area TOGA yang ditanami 11 jenis tanaman obat, yaitu jahe putih, jahe merah, bawang dayak, bayam Brazil, lidah buaya, daun mangkok, temulawak, lengkuas, kunyit, sereh, dan kencur. Selain menghasilkan area tanaman obat, kegiatan ini juga meningkatkan keterlibatan pihak kampung dalam proses penanaman dan pemeliharaan. Area TOGA yang telah dibangun diharapkan dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bentuk pemanfaatan lingkungan serta salah satu upaya mendukung kesehatan masyarakat di Kampung Suak Lanjut.

References

Anwar, L. O. M., Pramestyani, E. D., Tamba, C. P., Nasution, N. A., Hikmah, N., Romadhona, P., Ardyanto, R. W., Istiqomah, R., Antasari, S. Y., Utami, S. N., & Paulina, Y. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Kampung Sempuh, Desa Pasir Gombong, Kabupaten Bekasi. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(1), 151–156. https://doi.org/10.35311/jmpm.v5i1.387

Atmojo, M., & Darumurti, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Abdimas BSI, 4(1).

Darnia, M. E., Apriyaliswin, A., Hunafa, Z., Zullestri, D., Faradila, M., Antaseno, N., Prayoga, R. R., Desriyenti, D., Tanjung, M. R. S., Cahyani, T., & Sari, R. G. (2023). Penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya peningkatan daya tahan tubuh masyarakat. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 124–128. https://doi.org/10.56799/joongki.v2i1.1296

Ekadipta, E., Nurfitriyana, N., & Yanuarti, R. (2023). Identifikasi, budidaya, dan pemanfaatan tanaman obat keluarga pada RPTRA Rambutan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion, 3(1), 100–105. https://doi.org/10.32493/jpka.v3i1.21665

Hazin, M., Setiawan, A. C., & Rahmawati, N. W. D. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan sentra tanaman obat keluarga (TOGA) dengan model ABCD di Desa Jemundo. TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 27–35. https://doi.org/10.58707/trimas.v3i2.695

Hidayanto, F., Priyambodo, D., Ningrum, L. P., Purnomo, A., Abadi, M. I., Mukhlason, Mu’minin, M. A., & Laila, Y. N. (2023). Edukasi dan pelatihan budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Parasrejo, Kabupaten Pasuruan. PASAI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 53–59. https://doi.org/10.58477/pasai.v2i1.96

Mu’arifuddin, M., Nasucha, M. A. Z., Harmita, R. P., Fitri, N., As Syifa, M. A. P., & Ferdiansyah, M. (2024). Gerakan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan pekarangan rumah. Jurnal Bina Desa, 6(2).

Naway, F. A., Arifin, A., & Ardini, P. P. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui program TOGA (tanaman obat keluarga) dalam rangka pencegahan pandemi COVID-19 di Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Jurnal Sibermas, 10(1).

Nur, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di masa pandemi COVID-19 di Dusun Topore Selatan Desa Topore Kabupaten Mamuju. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(6), 377–383.

Paisal, P., Hamidi, P., Rafiqurrahim, R., Hasibuan, A. A., Zahra, A., Harahap, N., Nasution, N. M., Aisyah, R. N., Nasution, R., Harahap, S. M., & Syawal, H. (2022). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai penangkal penyakit. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2).

Ritonga, A. H., Charyati, T., & Nasution, M. A. (2024). Pemberdayaan tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Tanjung Raja. Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 57–62. https://doi.org/10.35447/prioritas.v6i02.973

Siregar, M., Aryunda, D., Putri, A., Nurhayati, N., Ariga, S. A. P., & Landong, A. (2024). Pentingnya ketersediaan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk menghindari penggunaan obat kimia secara konsumtif. IHSAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2).

Sodik, A., Ainni, A. N., Rahayu, T. P., Arianti, A. F., & Mulyana, S. E. (2023). Sosialisasi pemanfaatan tanaman obat keluarga. Jurnal EMPATI, 4(2), 142–148.

Susanti, L. D., Azzahra, N. S. B. U., Ansania, A., Larasati, E. T., Triliyani, I., Khoiriyah, M., Asih, M., Kurniawati, M., Yusuf, M. F. B., & Hikmah, S. (2024). Budidaya tanaman obat keluarga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanggulangin. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145–160. https://doi.org/10.32332/9y0xk656

Swasti, P., Yanis, M. N., & Hayati, T. R. (2023). Pengenalan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai apotek hidup di Desa Mendalo Indah, Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring, 3(1), 35–43.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Fitrah R, D., Syahrani, A. syahrani, Putri, M. S., Basten, N. D. V., Ariani, N., Adiyansah, M., … Padila, V. P. (2026). Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Mendukung Kesehatan Masyarakat di Kampung Suak Lanjut. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi Masyarakat, 5(1), 80–87. https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.215