Gerakan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Lingkungan Lestari dan Masyarakat Sehat di Kampung Buantan Besar

Authors

  • Rena Elpiana Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Sadam Rahmat Putra Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Mellyana Novianty Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Audini Safitri Juvani Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Siti Fatimah Arasyanti Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Hafifa Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Gabriel Ihsan Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Inna Khoirina Rolin Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Ridwan Rasyd Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Gian Alghifari Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Fitri Farida Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.235

Keywords:

KKN, TOGA, Kesehatan Masyarakat, Literasi Digital, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Riau dilatarbelakangi oleh dua permasalahan di Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, yaitu lahan fasilitas umum seluas ±50 m² yang terbengkalai dan belum dimanfaatkan untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta belum tersedianya denah tata wilayah kampung yang terstruktur. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi dan mendampingi masyarakat dalam budi daya TOGA serta menghasilkan denah Kampung Buantan Besar yang akurat dan informatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui empat siklus, yaitu perencanaan partisipatif, tindakan bersama, observasi dan pengolahan data, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan melibatkan perangkat desa, pengurus PKK, dan masyarakat sebagai mitra aktif. Program pendukung meliputi sosialisasi anti-bullying dan praktik mencuci tangan bagi siswa SD, edukasi pergaulan positif bagi siswa SMP, serta literasi digital dan pencegahan hoaks bagi ibu-ibu PKK. Hasil utama menunjukkan terbentuknya kebun percontohan TOGA yang terdiri atas lima jenis tanaman, yaitu lidah buaya, serai, kunyit, jahe, dan pandan, yang selanjutnya dikelola oleh pengurus PKK. Selain itu, dihasilkan denah kartografi berukuran 120 × 80 cm yang memetakan 13 titik fasilitas desa dengan skala 1:26.739 dan Proyeksi UTM Zone 48S, kemudian diserahkan kepada pemerintah desa. Kegiatan juga menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai jenis dan manfaat tanaman obat. Program ini memberikan kontribusi terhadap pemanfaatan lahan secara produktif, kemandirian kesehatan keluarga, serta tersedianya acuan tata wilayah desa yang lebih tertib dan informatif.

References

Hamdani, R. (2026). Pembuatan pupuk organik cair (POC) untuk pertanian berkelanjutan di Desa Tuah Indrapura, Kabupaten Siak. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 10(2), 302–307.

Irma, W., Sunaryo, S., Farida, F., Purwanto, H., Syurya, R. T., & Maltia, L. A. (2024). PKM optimalisasi sumber belajar rumah tanam herbal medicine berbasis teknologi IoT di Sekolah Alam Rumbai. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 8(3), 300–306. https://doi.org/10.37859/jpumri.v8i3.8136

Mualfah, D., Herlina, N., Fitriana, N., & Wati, A. D. S. (2026). Strategi pemulihan ketahanan pangan pascabencana melalui hortikultura dan hidroponik di pekarangan rumah. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 10(1), 141–150.

Mukhtar, H., et al. (2023). Pemanfaatan dan pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) oleh masyarakat Desa Bukit Lingkar. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 7(2), 308–313.

Ningsih, T. R., Putra, H. M. A., Hidayanto, A. F., Waluyo, P., Oktaviatuzzaroh, J., & Ratnasari, M. (2024). Pembuatan gambar redesain kantor kelurahan masjid untuk peningkatan pelayanan publik dan penguatan identitas lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Desa, 3(1), 57–65.

Nurkhayati, F., & Prasetyo, A. B. (2021). Pemetaan partisipatif sarana dan prasarana desa berbasis pemetaan kartografi geografis. Jurnal Tata Kota dan Desa, 15(3), 201–210.

Pratama, M. R., Lestari, D. A., & Kurniawan, H. (2022). Aplikasi Participatory Action Research (PAR) dalam penataan lingkungan sosial dan fisik desa. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 102–111.

Sari, R. P., Gani, A. A., & Wahyuni, S. (2023). Edukasi pembuatan kebun percontohan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk menjaga kesehatan mandiri masyarakat. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 5(1), 45–52.

Syafril, A. D. P., Ardimansyah, M. I., & Febrianti, R. (2023). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan wilayah administrasi desa dan potensi lokal. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 11(2), 125–134.

Wijaya, N. K. A., & Sukartha, I. M. (2022). Pemberdayaan masyarakat desa melalui budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) berbasis partisipatif. Jurnal Pengabdian Kemitraan Masyarakat, 4(2), 88–95.

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Elpiana, R., Putra, S. R., Novianty, M., Juvani, A. S., Arasyanti, S. F., Hafifa, H., … Farida, F. (2026). Gerakan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Lingkungan Lestari dan Masyarakat Sehat di Kampung Buantan Besar. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi Masyarakat, 5(1), 209–214. https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.235