Penguatan Literasi Bahasa Indonesia melalui Kegiatan Membaca Kreatif di SDN 137 Lalebenteng
DOI:
https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.241Keywords:
Literasi, Bahasa Indonesia, Membaca KreatifAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Bahasa Indonesia siswa melalui penerapan kegiatan membaca kreatif di SDN 137 Lalebenteng serta mengidentifikasi efektivitasnya dalam menumbuhkan minat baca dan pemahaman teks. Sasaran kegiatan adalah siswa sekolah dasar kelas tinggi dengan tingkat literasi yang beragam. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan membaca kreatif, seperti membaca nyaring, bermain peran, dan diskusi cerita, mampu meningkatkan minat baca, keterlibatan siswa, serta pemahaman isi bacaan. Siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan mampu menginterpretasikan teks secara lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan membaca kreatif efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam penguatan literasi di sekolah dasar. Kesimpulannya, kegiatan membaca kreatif memberikan dampak positif dalam memperkuat literasi Bahasa Indonesia siswa, baik dari aspek afektif maupun kognitif. Kegiatan ini berkontribusi secara praktis dalam memberikan alternatif metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi guru. Namun, keterbatasan kegiatan ini terletak pada cakupan peserta yang masih terbatas. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan serupa dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas serta menggunakan pendekatan yang lebih beragam untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
References
Anwar, S. (2006). Metodologi penelitian pendidikan. Rineka Cipta.
El-Wakil, A. (2019). Innovative teaching strategies and their impact on student engagement. International Journal of Educational Research, 7(2), 45–53.
Firmonasari, A., Widodo, S., & Rahmawati, D. (2020). Peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar melalui pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 123–135.
Kemendikbud. (2021). Panduan penguatan literasi di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lohlker, R. (2021). Literacy and education in contemporary learning environments. Journal of Educational Studies, 15(1), 1–12.
Michael Bonner, S. (2006). The effects of creative reading instruction on student achievement. Journal of Literacy Research, 38(3), 345–368.
Mulyasa, E. (2020). Implementasi kurikulum 2013 revisi. Remaja Rosdakarya.
OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing.
Pratiwi, I., & Laksmi, N. (2022). Strategi pembelajaran literasi berbasis aktivitas di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 67–78.
Rahim, F. (2018). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Bumi Aksara.
Sari, M., & Nugroho, A. (2021). Pengaruh metode membaca kreatif terhadap minat baca siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(3), 210–218.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyono, & Hariyanto. (2019). Belajar dan pembelajaran. Remaja Rosdakarya.
Tafsir, A. (2018). Ilmu pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.
UNESCO. (2020). Global education monitoring report: Inclusion and education. UNESCO Publishing.
van Engelenhoven, A. (2021). Academic writing and research development in education. Journal of Academic Writing, 11(1), 25–36.
Widodo, H. (2021). Pembelajaran literasi di era digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 145–156.
Yusuf, M. (2020). Psikologi pendidikan. Kencana.
Zulela. (2017). Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurrahmayani, Kurnia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







