Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Tugu Desa sebagai Upaya Penguatan Identitas Wilayah dan Kelestarian Lingkungan

Authors

  • Marabona Munthe Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Mido Hasmy Daulay Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Muhammad Hanif Kurniawan Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Dina Cahya Novita Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Srina Aprilia BR. Sembiring Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Naurah Zahrawain Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Louis Rievo Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Ihsan Pratama Sukma Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Melvi Patrisia Alfarid Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Sri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Diva Aulia Pratiwi Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Fauziah Rahma Indah Sari Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Fauzan Putra Perdana Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.250

Keywords:

Identitas Lokal, Lingkungan Desa, Pemberdayaan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, Penanda Wilayah

Abstract

Pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana fisik, tetapi juga mencakup penguatan identitas wilayah, keteraturan ruang, dan keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan berkelanjutan. Salah satu persoalan yang ditemukan dalam kegiatan pengabdian adalah belum optimalnya ketersediaan penanda identitas wilayah berupa tugu desa yang dapat berfungsi sebagai informasi sekaligus elemen visual lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pembuatan dan pembangunan tugu desa sebagai media penguatan identitas wilayah serta mendukung lingkungan desa yang lebih tertata. Kegiatan dilaksanakan di Desa Keriung, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, melalui pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pemerintah desa, perancangan, persiapan bahan, pembuatan, pemasangan, serta evaluasi. Sasaran kegiatan adalah pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program menghasilkan luaran utama berupa dua unit tugu desa yang dipasang pada lokasi strategis dan dapat dimanfaatkan sebagai penanda wilayah. Keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan, pembuatan, dan pemasangan menunjukkan adanya partisipasi dalam pembangunan fasilitas lingkungan. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterlihatan identitas desa, keteraturan visual lingkungan, dan penguatan rasa memiliki masyarakat terhadap ruang bersama. Program ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana berbasis partisipasi dapat menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat dan pembangunan lingkungan desa yang berkelanjutan.

References

Adinata, S., Hermawan, C., Irawan, A., Dermana, I., Nurafni, M., Rivaldo, R., & Alamsah, R. N. (2025). Revitalisasi Tugu Dulang Emas Desa Logas Kabupaten Kuantan Singingi. Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 5(1), 448–455. https://doi.org/10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4041

Amran, A., Zilfaroni, & Ritonga, A. H. (2022). Study of community empowerment models in Padangsidimpuan and South of Tapanuli District. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 7(2). https://doi.org/10.32332/riayah.v7i2.5322

Aquilino, L., Harris, J., & Wise, N. (2021). A sense of rurality: Events, placemaking and community participation in a small Welsh town. Journal of Rural Studies, 83, 138–145. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2021.02.013

Ariyadi, T., Rosyad, F., Fatoni, F., Paramitha IS, N., Meria, D., & Permata, S. (2025). Implementasi program KKNT semester ganjil 2024/2025: Pembangunan Tugu Desa Bangun Jaya sebagai simbol identitas lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(4), 1316–1322.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik potensi desa Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.

Baiti, D. A. N., Ramdhani, D., Pratama, F. A., Juniasari, Rachmawati, R., Yana, S., Karima, S., Maharani, T., & Malik, A. (2024). Revitalisasi tugu desa: Upaya memperindah Tugu Desa Gunung Terang, Kalianda, Lampung Selatan. Jurnal Media Akademik, 2(8), 1–12.

Belanche, D., Casaló, L. V., & Rubio, M. Á. (2021). Local place identity: A comparison between residents of rural and urban communities. Journal of Rural Studies, 82, 242–252. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2021.01.003

Birnbaum, L., Wilhelm, C., Chilla, T., & Kröner, S. (2021). Place attachment and digitalisation in rural regions. Journal of Rural Studies, 87, 189–198. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2021.09.015

Dalton, R., Abbasi, S., & Han, S. (2023). On-premise signage and placemaking: Aiding lively streetscapes to maintain signage visibility. Interdisciplinary Journal of Signage and Wayfinding, 7(1). https://doi.org/10.15763/issn.2470-9670.2023.v7.i1.a136

Dulkiah, M., Simon, J. C., Widoyo, H., Brontowiyono, W., Ruhana, F., & Sacipto, R. (2023). Community participation forms in Indonesian villages to support the Sustainable Development Goals program. Journal of Law and Sustainable Development, 11(11), e2061. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i11.2061

Farida, U., & Qabandiya, M. K. (2022). Community empowerment program in Indonesia. Journal of Indonesian Scholars for Social Research, 2(2), 186–193. https://doi.org/10.59065/jissr.v2i2.46

Fediyanto, N., Wulandari, I. A. S., & Saidi, I. A. (2024). Kebaron Village community empowerment through edutourism innovation. Community Empowerment, 9(6), 877–882. https://doi.org/10.31603/ce.9739

Haryanto, E., Masjhoer, J. M., Mazaya, A. F. A., Suwandojo, D. P. E. H., Raharjo, S., Waluyo, J., & Kristiyana, S. (2024). Optimizing tourism potential and community empowerment in Krambilsawit Village, Gunung Kidul. Community Empowerment, 9(3), 470–475. https://doi.org/10.31603/ce.10612

Jatnika, D. C., Burhanudin, M., Santoso, M. B., & Septiyanti, S. P. (2024). Empowerment theory and digital village: Insights from West Java’s Digital Village Programme. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(3), 227–245. https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.623

Kusmayadi, R. C. R., Weni, I. M., & Jatmikowati, S. H. (2024). Community participation in village development: Social reality study in the village development process in Wandanpuro Village, Bululawang District, Malang Regency. International Journal of Research in Social Science and Humanities, 5(6), 124–145. https://doi.org/10.47505/IJRSS.2024.6.10

Laraswati, V. A., Jannah, A. F., & Sari, F. W. (2023). Teknologi berbasis sustainable zero waste, konservasi lahan, dan hutan untuk mewujudkan Desa Ngesrepbalong sebagai kampung iklim. Indonesian Journal of Conservation, 12(1). https://doi.org/10.15294/ijc.v12i1.45500

Moore, T. (2021). Planning for place: Place attachment and the founding of rural community land trusts. Journal of Rural Studies, 83, 21–29. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2021.02.007

Nadhiro, R. A., & Choiriyah, I. U. (2024). Community participation in village development planning. Indonesian Journal of Public Policy Review, 25(1). https://doi.org/10.21070/ijppr.v25i1.1366

Nanda, D., Mutiara, A., & Syamsiyah, N. R. (2024). Persepsi masyarakat terhadap landmark sebagai citra kota: Studi kasus Tugu Makutha Surakarta. Prosiding Seminar Ilmiah Arsitektur, 227–233.

Paunovic, I., Müller, C., & Deimel, K. (2023). Citizen participation for sustainability and resilience: A generational cohort perspective on community brand identity perceptions and development priorities in a rural community. Sustainability, 15(9), 7307. https://doi.org/10.3390/su15097307

Pitaloka, L. K., & Feriady, M. (2023). Achieving the main goal of sustainable development by enhancing the green entrepreneurship spirit through community development study center. Indonesian Journal of Devotion and Empowerment, 4(2). https://doi.org/10.15294/ijde.v4i2.53571

Prayitno, G., Dinanti, D., Hidayana, I. I., Nugraha, A. T., & Hidayatullah, S. (2021). Place attachment and agricultural land conversion for sustainable agriculture in Indonesia. Heliyon, 7(7), e07546. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07546

Rachman, D. R. N., Roziqin, A., & Salahudin, S. (2022). Community empowerment based on local potential: A systematic literature review. DIA: Jurnal Administrasi Publik, 20(1), 299–316. https://doi.org/10.30996/dia.v20i01.6472

Rahmawati, L., & Agustina, I. F. (2023). Community participation in sustainable environmental development. Indonesian Journal of Public Policy Review, 22. https://doi.org/10.21070/ijppr.v22i0.1309

Ramadhani, A., Vitari, A., Andini, S., Siswita, Oktavia, V., & Dewi, N. (2026). Peran pembangunan Tugu Blok F (Dusun Margo Makmur) dalam penguatan identitas wilayah di Desa Martajaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 289–297. https://doi.org/10.63822/f3x9g743

Subekti, S. P., & Choiriyah, I. U. (2022). Participation in community empowerment through the Kampung KB program. Indonesian Journal of Public Policy Review, 20. https://doi.org/10.21070/ijppr.v20i0.1254

Utami, W., & Kharisma, V. (2025). Signage as a medium to strengthen cultural identity: A case study at Kampung Budaya Sindang Barang Bogor. Journal Sampurasun: Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage, 11(1). https://doi.org/10.23969/sampurasun.v11i1.23438

Yan, J., Huang, Y., Tan, S., Lang, W., & Chen, T. (2023). Jointly creating sustainable rural communities through participatory planning: A case study of Fengqing County, China. Land, 12(1), 187. https://doi.org/10.3390/land12010187

Yuliastuti, F., Pujiyanti, D., Safitri, L., Rafa, A. N., Lutfian, F., Sampurno, B., Pambuko, Z. B., & Muliawanti, L. (2022). Empowerment of human resources in the plantation sector in Tegalsari Hamlet, Magelang Regency. Community Empowerment, 7(6), 1085–1088. https://doi.org/10.31603/ce.5678

Zaki, T. N., Kamil, M., & Salahudin, S. (2022). Community empowerment in economic development in Sidoarjo. DIA: Jurnal Administrasi Publik, 20(1), 317–335. https://doi.org/10.30996/dia.v20i01.6465

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Munthe, M., Daulay, M. H., Kurniawan, M. H., Novita, D. C., Sembiring, S. A. B., Zahrawain, N., … Perdana, F. P. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Tugu Desa sebagai Upaya Penguatan Identitas Wilayah dan Kelestarian Lingkungan. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi Masyarakat, 5(1), 303–312. https://doi.org/10.31004/dedikasi.v5i1.250