Pelatihan Pembelajaran Berorientasi Saintifik Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Komunikasi Sains di SDN 010 Langgini

Authors

  • Sumianto Sumianto Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai https://orcid.org/0000-0002-4737-3379
  • Yanti Yandri Kusuma Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Iis Aprinawati Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Ayang Okta Winiesta Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Annisa Nurjannah Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.31004/dedikasi.v1i1.9

Keywords:

Pelatihan, Saintifik, Keterampilan Proses Sains, Komunikasi Sains

Abstract

Keterampilan proses sains dan Komunikasi sains merupakan suatu kegiatan yang tidak terlepas dalam kegiatan pembelajaran sains di sekolah. Melalui kegiatan berproses sains dan komunikasi sains yang baik, akan meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan dan mengkomunikasikan hasil kegiatan melalui komunikasi tulisan maupun lisan. Namun pada pelaksanaannya, tidak semua guru mampu menyusun langkah kegiatan yang memberi kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan kegiatan yang merangsang keterampilan proses sains dan komunikasi sains dengan baik. Rendahnya kegiatan siswa dalam pembelajaran terutama dalam melakukan komunikasi sains terutama dalam pembelajaran sains yang memerlukan adanya laporan kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode pelatihan pembelajaran berorientasi saintifik melalui rangkaian kegiatan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa keterlaksanaan pengabdian telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana,  peserta merasa puas dalam pelatihan sebesar 83,33%. Selain itu, peserta pelatihan mengharapkan adanya pelaksanaan pelatihan berkaitan dengan pengembangan media sebesar 50%. Selain itu, guru memperoleh pemahaman dalam merancang kegiatan pembelajaran berborientasi saintifik dan peserta berhasil membuat produk pengembangan rancangan pembelajaran yang kreatif.

References

BNSP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah’, in. Jakarta.

Johnson, E. B. (2002) Contextual Teaching and Learning. International America Academic.

Mega Yuliya Wati, Izza Afkarina Maulidia, Irnawati, S. (2019) ‘Pengaruh Keterampilan Keterampilan Komunikasi Siswa Kelas VII SMPN 2 Jember Dalam Pembelajaran IPA Dengan Model Problem Based Learning Pada Materi Kalor Dan Perubahannya Fisika Siswa’, Jurnal Pembelajaran Fisika, 8(4).

Nisya U., N. Andriani, & A. F. (2016) ‘Studi Keterampilan Proses Sains Siswa Sma Kelas X Pada Pembelajaran Fisika Pokok Bahasan Suhu dan Kalor Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation di SMA Negeri 11 Palembang’, Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 3(1).

Sari, W. (2018) ‘Penerapan Model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis pada Pembelajaran Fisika’, Jurnal Education and Development, 3(1).

Semiawan, C., A.F. Tanyong, Y. Matahelemual, & W. S. (1986) Pendekatan Keterampilan Proses: Bagaimana Mengaktifkan Siswa dalam Belajar. Jakarta: PT. Gramedia.

Downloads

Published

2023-01-28

How to Cite

Sumianto, S., Kusuma, Y. Y., Aprinawati, I., Winiesta, A. O., & Nurjannah, A. (2023). Pelatihan Pembelajaran Berorientasi Saintifik Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Komunikasi Sains di SDN 010 Langgini . Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi Masyarakat, 1(1), 21–25. https://doi.org/10.31004/dedikasi.v1i1.9

Most read articles by the same author(s)